PENGANTAR

Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFA) yang mempunyai kesempatan untuk berperan penting dalam menempatkan bangsa dan negara Indonesia dalam konteks percaturan dan peradaban dunia. Masyarakat Indonesia masa kini menghadapi berbagai tantangan internal maupun eksternal di era globalisasi yang ditandai oleh keterbukaan, kompetisi, futurisasi dan IT.

Menghadapi tantangan tersebut di atas, STIFA sepatutnya mampu mewujudkan suatu institusi perguruan tinggi yang tangguh dan unggul dalam kegiatan belajar mengajar, penelitian dan pelayanan masyarakat. STIFA harus dapat menghasilkan manusia-manusia Indonesia yang cerdas, berakhlak dan bermoral tinggi, serta kreatif dan inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.

Kegiatan Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat merupakan kegiatan penting bagi STIFA, penelitian dan pengabdian masyarakat merupakan salah satu komponen dalam Tridarma Perguruan Tinggi. Karena itu, selain mengajar, dosen wajib pula melakukan penelitian baik untuk mengembangkan maupun menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (ipteks). Maka STIFA perlu meningkatkan mutu kegiatan penelitiannya untuk bisa mendukung visi dan misinya tersebut. Kegiatan penelitian dalam suatu perguruan tinggi merupakan salah satu ukuran yang menentukan mutu suatu pendidikan tinggi. STIFA harus mengembangkan kegiatan penelitian ilmiah secara lebih produktif, lebih terstruktur dan dengan hasil yang lebih bermutu.

Ada tiga jenis penelitian yang dapat dilakukan:

  1. Penelitian Fundamental

Penelitian ini ditujukan sebagai salah satu jenis penelitian yang mengarahkan peneliti untuk memperoleh model ilmiah. Model ilmiah ini diharapkan dapat dikembangkan menjadi landasan (dasar) bagi penelitian terapan (aplikatif). Penelitian ini berorientasi pada suatu gejala, kaidah, teori, metode, model atau postulat baru yang menjadi landasan berpikir atau pendukung suatu proses, teknologi, dan lain-lain, dimana ukuran keberhasilannya tidak berupa produk dalam waktu singkat, melainkan berupa model ilmiah yang melandasi penelitian terapan. Jadi penelitian ini diarahkan untuk kepeloporan penemuan dan pengembangan IPTEKS yang mengandung unsur kebaharuan.

  1. Penelitian Aplikatif-Kreatif

Penelitian ini memberikan kesempatan kepada peneliti untuk melakukan penelitian yang merupakan penerapan IPTEK dan pengembangan seni budaya, sehingga dapat memicu perkembangan (inovasi) teknologi dan industri, perkembangan seni dan budaya, dan bermanfaat untuk menyelesaikan masalah-masalah publik yang kontekstual. Penelitian ini juga bisa diarahkan untuk menyempurnakan hasil-hasil penelitian sebelumnya untuk disiapkan menjadi produk teknologi yang memiliki nilai komersial.

  1. Penelitian Pemberdayaan Masyarakat (PPM)

Penelitian ini diarahkan untuk pemberdayaan masyarakat yang mengarah pada penyejahteraan masyarakat. Hasil penelitian ini dapat berupa peralatan/alat bantu, prototype suatu alat/mesin, software, sistem, atau sarana dan prasarana. Penelitian ini dilakukan sebagai perwujudan kepedulian STIFA terhadap masyarakat.

Bagikan :

Artikel Lainnya

Pelatihan Keselamatan dan Keseha...
Di Laboratorium terdapat banyak kategori bahaya yang mungkin d...
BIMTEK Penggunaan sistem aplikas...
STIFA Makassar bekerjasama dengan Indilearn menyelenggarakan p...
Bimtek SKP Dosen STIFA Makassar
In ricetta farmacia senza prezzo viagra Pensa a un uomo d̵...
Indilearn melakukan presentasi s...
Kamis, 06 Oktober 2022. Indilearn melakukan presentasi hasil p...
5 Tips cara menjadi mahasiswa be...
Ubah pola pikir. Mengubah pola pikir tentu tidak mudah, jika i...
Informasi Lowongan Pekerjaan
Dibutuhkan segera Tenaga Administrasi di Sekolah Tinggi Ilmu F...

Hubungi kami di : 0887435621004

Kirim email ke kamiadmin@stifa.ac.id

Download App STIFA MAKASSAR

Menuju Pemerataan Pendidikan